Sunday, 18 April 2010

suka-suka ku mau nanya apaa...

seorang wartawan bertanya kepada Pak Mari Teguh (Golden Ways) : kenapa Bapak selalu menggunakan kata-kata/kalimat yang susah dicerna untuk mejawab pertanyaan?
MT: jika kita menggunakan bahsa yang biasa-biasa, maka kita kan menjadi orng yg biasa, jika kita sring menggunakan kalimat yang memerlulan waktu untuk mencerna maka kita akan terbiasa untuk berpikir..


Iska: kenapa orang-orang pintar selau menggunakan bahas2 tingkat tinggi? bukankan org pintar dituntut u/ mempermudah org2 yg krang pintar?
contohnya, buku2 kuliah saya (ankersmith dll) susah banget mencernanya,,,hhmm...


Message from my Frend in the midle of the night:
No matter what is waiting in front us, dont lose y'r Faith on FATHER. Remember we are just nothing without Him. Be thankful for everything and keep doing His Command.
Good Night,,,,Feel how FATHER Loves You so much...

Saturday, 10 April 2010

akibat begadang

drama cerita:
lapTop:ska...u suka begdang yk?
Ska: lah? klo dibilang suka begadng gk jug...
laptop: trus ap donk?
ska: yah, tuntutan propesi ...
laptop: ngarang maneh mah...
ska: kok?
laptop: SBY aj sibuk, masih bisa nyantai2 sambil minum kopi di sore hari!
ska: tau dari mana?
laptop: baca lah..
laptop: bahaya atuhlah, bukan bhaya buat kamu aj, tapi buat saya juga. tolong kasihanisayalah..saya sudah capek, nenenin kamu maen game, nulis gk jelas, ngerjain pr, berfbria...atuhkah kasian pada saya...
ska: saya belom ngantukk...
laptop: klo saya rusak krna ecapean gmn?
ska: yayayay,,,mari istirahat...


Lemari: (hmm...si Iska kmi ini makin Gj aj,,,) :D
ska: suka-sukakulah...hahah,,,org aku yg mau nulisss yee,,,sirikk aj si lemari!!






Monday, 5 April 2010

Persebaran warteg sbgai dampak dr urbanisasi

Persebaran penduduk karena faktor urbanisasi ini terjadi pada tahun 1942-1970-an. Tujuan mereka adalah kota-kota besar dan padat di Indonesia salah satunya adalah Jakarta. Jakarta yang menjadi sentral pemerintahan, perindustrian, dan perekonomian membuat rakyat kecil berbondong-bondong pindah ke Jakarta. Begitu juga dengan pengusaha warteg ini mulai ada sejak tahun 1942-1945 kemudian mulai berkembang menjadi rumah makan seperti sekarang ini sejak tahun 1970-an.
Setelah dianalisa lebih dalam melalui wawancara, ada yang disebut dengan warteg tradisional. Warteg tradisional adalah warteg generasi kedua. Pada warteg generasi pertama gagal pada tahun 1965 karena adanya pemberontakan Gerakan 30 September yang dulunya di sebut G.30-S/PKI mengakibatkan mereka pulang kampung. Setelah pemberontakan reda, pada tahun 1970-an, dilanjutkan lagi oleh geberasi kedua atau penggagas warteg tradisioanal, yaitu mereka yang lebih muda-muda. Mereka berusaha membuat sebuah konsep rumah makan yaitu “warteg”. Ketika kita membicarakan rumah makan warteg, yang ada dipikiran kita adalah ciri-ciri khasnya seperti; (1) dibagian depan warung ini terdapat tulisan “warteg”, tanpa diikuti nama lainya, (2) mempunyai dua pintu yang selalu terbuka, (3) jendelanya terbuat dari papan yang berongga, (4) tempat duduk warteg terbuat dari bangku kayu yang memanjang, (5) menu makanan disajikan di etalase, sehingga pembeli dapat memilih langsung menu makanannya. Menu-menu makanan tidak ada yang istimewa hanya makanan rumahan. Menu makanan tersebut antara lain nasi putih, ayam goreng, tempe goreng, ikan goreng, telor asin, tahu goreng, gulai nangka, sambal, kerupuk, mie goreng dan tidak ketinggalan teh yang diseduh dengan gula batu. Namun itulah keunikan warteg.
Mengikuti perkembangan zaman sekarng ini, ada banyak perubahan yang terjadi pada fisik warteg, walaupun tidak jelas terlihat. Namun dapat disimpulkan bahwa untuk generasi mendatang kita akan kehilangan ciri khas dari warteg generasi kedua/warteg tradisional. Sekarang ini, pengusaha warteg cenderung menyesuaikan dengan lingkungan dimana ia berdagang. Sudah jarang ditemukan jendela papan bercat biru dan bersekat karena alasan keamanan. Kebanyakan dari mereka adalah mengontrak rumah alhasil warteg tradisional semakin tidak terlihat. Kursi panjang yang sebagaimana biasanya diganti menjadi kursi tunggal. Dan penyajiannya juga disesuaikan dengan bentuk rumah. Menu makanannya juga disesuaikan dengan lidah masyarakat setempat. Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi akulturasi budaya setempat dengan budaya warteg tradisioanal.



DAFTAR SUMBER



“Bersakit-sakit di Jakarta”. Gatra, 6 April 1996.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2002. Departemen Pendidikan Nasional. Balai Pustaka.
Kartodirdjo, Sartono, Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto. 1975. SEJARAH NASIONAL INDONESIA. Jilid VI. Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan.
“Nonstop Kakak Adik Warmo”. Gatra, 6 April 1996
“Rejeki Tidak Berpintu”. Gatra, 6 April 1996
“Suatu Hari dalam Hidup Warteg”. Gatra, 6 April 1996

Sunday, 4 April 2010

Semenanjung Sinai


Ternyata ini toh yang yang namanya Semenanjung Sinai. Gunung Sinainya dimana y? ( tempat dimana Musa mendapakan 2 Loh Batu dari Tuhan).....hmmm. sekarang Semenanjung ini terdapat di Aia Barat, namun menjadi bagian dari Mesir di Afrika...(sumber: Space Shuttle STS-40.)

Friday, 2 April 2010

PKM-iska-07-unpad-Persebaran Warteg sebagai.docx PKM-iska-07-unpad-Persebaran Warteg sebagai.docx 41 K.
Tampilkan sebagai HTML Buka sebagai dokumen Google Unduh Di:))

Salip-Nya

Catatan, 16 Februari 2010
Tau gak? Ketika tangannya terbuka lebar, air mukanya redup memelas. Seakan Dia sendirian dan kesepian. Adakah Dia ada diatas sana hanya untuk memperjuangkanmu. Dia rela disalip untukmu. Setelah matipun Dia tidak berhenti berharap kalau Dia menuggumu. Tangannya terbuka lebar-lebar, untuk mengatakan kepada seluruh dunia. AKU menunggu kalian, anak-anakKU. Tetapi kenapa aku masih rela meninggalkan Dia???

behind the screen "perihal Lomba MawaPres (mahasiswa berperestasi)"

Tanggal 29 Maret kemaren saya mengikuti lomba Karya Ilmiah yang diselenggarakan Fakultas Sastra unpad. Pada awalnya senang bisa bergabung di lomba terhormat itu...he3...ini merupakan lomba saya yg pertama dibidang ini. Jalan-dilajani wah, ternyata susah banget sampai-sampai ada satu titik saya mw minta mundur sperti banyak peserta lainya (awalnya 24 psrta), karena banyak hal yang sudah saya ikuti sebelumnya. (24 maret '10) saya sudah terlanjur teken kontrak dgn tim Futsal Mengantropus Himse dan harus membatalkan acara yang saya tunggu-tunggu ke UI dlm hal Studi banding ...apa daya hidup memang harus memilih. ahirnya saya memilih u/ ikut di Lomba Mawapres ini, walau harus mendapat teguran dan sanksi dari panitia Stuban UI dan Tim Futsal Mengantropus Himse. singkatnya,,, saya mengerjakan tugas karya ilmiah ini, tgl 24 Maret '10 saya mengumpulkannya kepada Ibu Lilis Sek.PD III tanpa dikoreksi terlebih dahulu oleh Dosem Pembimbing. (curhat Pribadi :)): maaf ya Pak,,,say tidk sempat Bimbingan...). tanggal 290310, perang dimulai. pengkocokan nama dimulai, saya mendapat urutan ke 10 dari 10 peserta. Puji Tuhannn,,,,lama menuggu, singkat waktu, setelah 7 jam menunggu sampai juga pada giliran saya untuk maju. "bla...bla...blaa..." persentasi saya  mulai....Dosen penguji bertanya,,,,whats y'r topik about? i never founded warteg ini mall,, what in yr mind?  ...bla..bla...banyk lagi...akhir kata pengumuman pemenang, Mexind Utomo keluar sebagai pemenang dgn kata lain saya tdk mng. but, it's not the point,  the points that I have new story ni my life.


NB:)))perjalanan baru sudah dimulai, tergantung kau mau merespon atau tidak,,,