Thursday, 29 July 2010

mari menulis tidak jelas untuk mengisi waktu luang yg panjang ini!

29/072010
waw..kwaw...lucu sekaali kami yang tiggal di negara ini...ketawa ahhh...ahahha... tidak baik menertawakan negara, apalagi negara sendiri!! takut dibilang gk *nasionalis oii*).
Hari ini saya bertemu dengan beberapa teman2 angkatan '09 tentunya di UNPAD tercinta ini, pas pada acara penerimaan mahasiswa baru.
hanya berawal dari pertanyaan basa-basi untuk seorang teman yang baru kenal supaya lebih akrab.
saya: dari mana brai? (braii: kata2 gaul zaman sekarang untuk seorang teman bisa cewe bisa cowo bebas!)
Si Braiii: kuliah kak....
saya: kuliah apaan?
si Brai: kuliah bahasa Indonesia!
saya: loh?? *mikir* ini kan sp*masih mikir*
si braii: iya kak ngulang bahasa Indonesia ama tmen2 yg lain sambil nunjuk kegerombolan anak. ruaamee pisaann.
saya: ohhhh....sama donk kayak saya dulu NGULANG....ahahhah,,tertawa puass *serasa menemukan teman senasib sepenanggungan* tidk tau kalian ada yg mengalaminya atau tidak...
si Braii: emg susah bgt ni bhasa Indonesia, percuma udah dipelajarin dari SD, tetep ajj..:D

*dengan teman yg lain ditempat yg lain dgn topik yg sama*
sebut saja namanya Bagong karena teman saya ini rada sedikit aneh plus nyeleneh.
Bagong: iye,, nilai gw yg paling jelek dulu bahasa Indonesia...ahhah..*Laugh*
saya: *kilas balik ke masa SMA dan SMP saya di Methodist* sama!!! mayoritas nilai siswa paling rendah dibahasa Indonesia!!

jadi bingung!! sebenarnya apa target DISPENJAR sana untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah?? kenapa zaman sekarang banyak mahasiswa kesulitan menggunakan bahasa Ibu pertiwi ini?? lahir di Indonesia, wajib sekolah 12 tahun di Indonesia juga, belajar bahasa Indonesia di bangku akademik 12+1(di bangku kuliah, kecuali anak Sastra Indonesia. Mereka seumur hidup kali ya?? hehe). tetep aja kesulitan menggunakan bahasa tercinta ini!!
 kesulitan yang saya maksud bukanlah kesulitan Eyd, dan semacamnya, tetapi kesulitan dalam menyampaikan apa yang ada didalam pikiran kita. Dengan kata lain mendeskripsikan sesuatu.
saya jadi teringat, sewaktu saya sekolah dulu: ibu saya suka bertanya: gimana sekolah minggu kamu? saya hanya menjawab: biasa aj, lumayan, ya gitu deh, dan kalimat-kalimat klise lainya. tidak usah jauh-jauh. ketika pertama kali membuat blog ini ada kolom isian "about me," saya hanya menuliskan "JUST A SIMPLE GIRL." hari ini saya baru paham setelah membaca tulisan anonim dari wartawan tempo minggu ini. Just a simple girl, gw easy going, gw ikut arus aj, gw mengalir aj kayak air. klise. itu bukanlah suatu jawaban dari pertanyaan "about me" tetapi itu adalah jawaban bagi kita yg merasa kesulitan menerjemahkaan pikiran kedalam bahasa Indoesia. apa yang saya pelajari dibangku sekolah seakan tidak berguna ketika ditanyakan pertanyaan "about me". padahal masih seputar pertanyaan tentang diri sendiri yang hanya memang kita sendiri yang tau. Belom hal lain seperti diperkuliahan saya: oooww my goddd.... tangan, bibir, jantung, kaki, muka serasa ngilu, ketika seorang dosen mulai bertanya. sampe-sampe temen saya kemaren ada yang sampe sesak nafas bolak-balik kamar mandi dengan alasan alergi dingin. kenapa pertanyaan sebegitu mudahnya susah untuk menjelaskannya? memprihatinkan sekali memang bahasa ini. susah dipahami. apakah kita harus banyak-sebanyaknya membaca? bak segudang profesor disana? tetapi banyak juga orang pintar yang kesulitan mendeskripisikan sesuatu, meminjam kalimat wartawan tempo minggu ini (tdk tau nama karena memang tidk dituliskan)"seperti botol saus tomat yang baru dibuka tutupnya, masih penuh, karena terlalu penuh, sehigga susah keluar."


     jadi kesimpulannya? BAHASA INDONESIA SULIT DIMENGERTI, BELAJAR BAHASA INDONESIA MEMBOSANKAN, PELAJARAN BAHASA INDONESIA TIDAK MEMBERIKAN KONTRIBUSI BAGI BAGI LISAN SAYA, ATAU BAHASA INDONESIA TIDAK MAMPU MENERJEMAHKAN ISI KEPALA SAYA??? AHHH,,semakin ngacoo saja...susahhhsusahh!!



tdk bermaksud untuk menggurui, atau apapun. hanya berbagi pengalaman dan kebimbangan saja.:D

*terispirasi dari majalah tempo pinjeman, minggu ketiga bulan Juli'10. Bahasa

Monday, 24 May 2010

=Anak SMA Jenius dan berprestasi=

write on Sunday, May 16, 2010 at 9:20pm


Alangkah baiknya jika negeri kita ini tidak menjadi negeri yang sangat sombong dan egois. Sejak lama tidak ada penghargaan bagi orang-orang jenius di negeri ini khususnya bagi anak2 SMA. saya percaya tidak semua orang-orang Indonesia bersifat apatis, lemah, tdk kreatif. Banyak orang-orang “besar” namun tidak ada orang-orang pemerhati bagi mereka dinegeri ini bahkan orang-orang atau instansi yang khusus pemerhati merekapun tidak banyak berbuat apa-apa. Jikapun ada, seperti beasiswa, ngurusnya pun selalu dipersulit. Banyak dari antara mereka yang malas mengurus birokrasi yang memang ribet di negeri ini. kasus ini ini saya dapati sebelum tahun 2008. Sekarang ini (05/10), banyak isu-isu media massa yang menggangkat mereka-meraka yang berprestasi dan jenius. Saya sangat mengapresiasi respon dari media ini untuk mempromosikan mereka-meraka yang benar-benar jenius sehinga banyak perusahaan-perusahan yang mau memberi beasiswa. Mereka-mereka inilah yang harus kita didik dari usia dini, Berikan pendidikan yang terbaik bagi mereka, tanamkan nilai-nilai sosial yang baik bagi mereka toh juga nantinya mereka yang akan melanjutkan perjuangan bangsa ini. sekali lagi jangan egois wahai penguasa, pemimpin, pejabat, orang tua!! Berikan yang terbaik bagi orang muda, karena yang diperlukan orang muda hanyalah sebuah ajaran hidup dan ajaran moral.

Saya teringat dengan berita kemaren sore (16/05/10) perihal terorisme di Indonesia yang dibawakan oleh pakar teroris Sidney Jones. Dia mengatakan bahwa kebanyakan dari mereka yang terlibat di terorisme itu adalah anak-anak muda: mahasiswa dan anak SMA. Sidney juga mengatakan bahwa anak-anak muda ini adalah mereka yang alim, penurut dan yang pasti tidak bodoh-bodoh amat didalam bidang akademik bahkan diantara mereka banyak yang memang anak-anak pintar, misannlya dalam hal merakit bom tentunya diperlukan keahliah khusus dan ketelitian. Bahkan yang tertepenting dari kegiatan terorisme ini adalalah keberanian untuk meledakkan diri, keberanian untuk melakukan aksi bom itu sendiri. Saya tidak tau pakah dengan cara melemparkan bom seperti pada film-film perangnya Silvester Stallone, ataukah bom waktu, ataukah bom bunuh diri saya tidak tau. Yang pasti kebanyakan dari mereka adalah anak-anak muda.

Oleh karena itu, sekali lagi saya tekankan bahwa yang diperlukan oleh anak muda hanyalah pelajaran hidup dan nilai-nilai moral!! Karena Pelajaran hidup dan nilai moral ini adalah fondasi untuk berkembangnya setiap manusia kearah yang lebih baik.
Pelajaran hidup disini masih sangat abstrak saya pun masih bingung pelajaran hidup yang seperti apa yang saya maksud.hahaha.... Mengutip perkataan Rahmah dalam buku Karangan Delian Noer “cinta tanah air dan sikap berpolitik pada umumnya tidaklah mudah ataupun tidak dapat digoncangkan apabila disanarkan pada iman, namun sebaliknya kemampuan apapun juga didalam gerakan poltik akan tidak akan benar jika ridak disertai dengan iman ”.

maap klo gk ngerti hahah...tpi mudah-mudahan teman2 ngerti ap yg saya maksud…

tanpa judul

untuk menjadi seorang peneliti pemula, cukup berangkat dari satu buah kata yaitu kanapa-kenapa dan kenapa...biasakan menggunakan kata-kata itu...!!

ingat yg terpenting adalah ketulusan..lakukan setiap hal dengan tulus. rasakan pekerjaanmu dengan kepala dingin, manfaatnya mengalir melalui aliran darah sampai ke otak, tulang punggung, lambung, hati tangan, kaki. sehingga hatimu senang melakukan banyak hal...
dengan ketulusan pekerjaanmu akan diberkati Dia dan banyak orang SUKSES ka...GBU Boruk.
pingin ketemu dan memeluk Tuhan Yesus...huhuhu,,rindu, kangen, udh lama menyapaMU...kemana aja aku? jika benar Kau mau kasih tanggung jawab itu berikan aku kekuatan penuh, fokus 100%...ingin bekerja BUatmu....

kata pak Guru

kangen corat-coretttttttttt..
aku ingin menjadi pencoret sejati....
tp bagaimana caranya??
sebenarnya aku tau caranya,, banyak latihan corat-coret, banyak ikutan pelatihan, banyak baca, bayak berguru...

but???

kenapa masih gk merealisasikanya?? uaadohh,,need psritual solusion pliss...:D

Tuesday, 27 April 2010

3 idiots

            Hari ini saya libur kuliah, tidak ada waktu yang berati yang saya kerjaan. hanya bangun tidur, nonton, makan, nonton, tdur lagi. hanyut dalam suasana libur, tidak menghasilkan apa-apa, idiot!. setelah jam 7 malam, saya mulai lapar dan mengiginkan makanan.ternyata saya tidak punya uang cash. Ahirnya saya memohon-mohon kepada teh Melinda untuk menemani k ATM BNI, karena saya tidak berani untuk pergi sendiri. sepulang dari sana saya berpikiran untuk mngembalikan buku yg saya pinjam di Batu Api karena sudah jatuh tempo. ternyata perpustakaan itu sidah tutp, hanya  saja rental dvdnya belom. saya berpikir karena malem ini saya akan menghabiskan waktu utntuk menonton, apa bedanya dengan menonton dvd. perpustakaan tutup ahirnya saya menyewa sebuah dvd. awalnya sih bingung mau menyewa kaset apa, setelah mengubek-ubek kaset disana saya tidak ketemu kaset yang saya suka untuk ditonton, ahirnya saya memutuskan untuk meminjam film yang tidak ada disana, dengan kata lain, hanya untuk basa-basi supaya tidak jadi menyewa film. karena, jika malam ini saya menonton, padahal besok pagi haris kuliah, hal itu akan menjadi dosa besar buat saya karena dudah mengingkari janji saya dengan ayah saya untuk belajar yang rajin. Ternya, film 3 IDIOT ini ada, hahha...alhasil saya meninjemnya, dengan rekomendasi awal banyak teman-teman yang membicarakan film ini. Sebenarnya saya tidak tau ini film apa, hanya saja banyak orang yang ngomongin film ini, karena hanya untuk basa basi busuk untuk tidak menyewa kaset, ternyata oh ternyata kaset ini ada disimpan dilemari khusus (takut ditilep x y?).

         sampai di kostan, makan terus menonton.oia, ada yang terlewatlan diawal, saya kira ini film buatan indonesia, atau barat sana ternyata setelah melihat cover depan kaset ini ternyata film india kawan-kawan...bayangkan!! hhmm. Dengan rasa geli saya memasukkan kaset ke dvd room komputer saya. well, mulai menonton sampai ahir saya tidak beranjak dari tempat duduk selain ada teman yg mau minjem kasur cadangan buat temanya.

         Film 3 idiot ini diperankan oleh tiga orang mahasiswa, Farhan (R. Madhavan), Raju (Sharman Joshi) dan Rancho (Aamir Khan) yang kuliah di jurusan tehnik mesin Bangalore, India. Masalahnya dua orang dari mereka tidak benar-benar menyukai tehnik mesin, hanya Rancho yang menyuk benar-benar tehnik mesin. Disinilah letak permasalahanya.

         sama dengan kasus-kasus yang ada di Indonesia sekarng, banyak mahasiswa kuliah dijurusan yang tidak disukainya. memilih jurusan hanya dengan alasan biar keren masuk fisip, gk biasa matematika masuk bahasa, uang ayah saya banyak jdinya masuk kedokteran, gk dapt akar rotan pun jdi (gk dapat pertambangan sejarahpun jadi heheh...). Itu yang saya dapat dikampus saya. Banyak mahasiwa kuliah ogah-ogahan karena kuliah di jurusan yang bukan pilihanya sendiri (termasuk saya :D, hanya saja saya tidak mempunyai alternatif lain untuk saya kejar. Sperti Farhan, mnniggalkan T.Mesin untuk menjadi Fotografer). alhasil, setelah lulus hanya untuk berpikiran untuk dapat bekerja untuk orang lain, tidak pernah berfkir untuk membuka lapangan pekerjaan. Ada ap dengan sisten pendidikan di Nusantara ini? sebagai contoh, dari kecil say sudah didoktrin "minima menjadi "pegawai negeri", tidak usah untuk berwira usaha. oleh karena itu banyak perusahaan-perusahaan besar d Indonesia milik investor asing teritama dari China. Sebagai contoh, cina adalah negara pertama (yg saya tau) menerapkan sistem pendidikan berdasarkan bakat. Jika dari kecil sudah bakat senam lantai, badminton, melukis, akuntan, dagang, engeenering dll akan ditempah berdasarkan kemampuan dan bakat sampai benar-benar ahli. gimana gk jadi ahli caoba, ditempah dari kecil, kegemaranya pula. Jeniuslah  sudah!!.



loh??? ini ngomongin film 3 idiot atau ngomongin China? 
masih belom selesaim, berlanjutt... :D (klo inget nulisss)
masih ada satu pertanyaan yg belom sempat kejawab: apa makna sebernya dari kata idiot ini??? apakah ini sebutan untuk mereka yg sebenarnya jenius itu atau tiga orang ini mnyebut orang disekeliling mereka jenius????

(ini hanya tulisan yg yg saya piirkan sewaktu menonton, maaf jika salah menfsirkan). pertanyaan, kritik dan saran yang membangun saya tunggu... :D